Kali ini gue mau bahas bagaimana caranya menghargai waktu.
Sedikit serius tentang bahasan ini, tapi santai aja ehehe.
Kembali mengunjungi momen-momen dan bertemu dengan orang yang paling dirindukan dan memperbaiki kesalahan yang pernah diperbuat. Seandainya aja waktu bisa diulang, pasti semua orang ingin mengulang waktu.
Barangkali di masa depan nanti akan ada penemu mesin waktu seperti di film-film yang pernah kita tonton. Tapi, apakah di masa depan nanti kita masih ada? Apakah kita punya kesempatan untuk mencobanya? Belum tentu, nggak ada jaminan untuk itu. Maka, dengan realita yang memang nggak bisa diubah, kenapa kita nggak menggunakan waktu dan kesempatan yang ada sebelum semuanya terlambat?
Daripada berangan-angan tentang hal yang tak pasti, bagaimana jika kita mulai menghargai waktu saja? Seperti di film The Fault in Our Stars, betapa membahagiakannya jika Hazel dan August diberikan keajaiban sembuh dari penyakit yang dideritanya untuk menikmati kebersamaan hingga tua. Betapa Hazel bersyukur mempunyai waktu yang sebentar, sebelum akhirnya August pergi selamanya.
Bagi kalian yang telah menonton film The Fault in Our Strars pasti akan mengerti, bahwa waktu itu sangatlah berharga.
Masihkah kita membuang-buang waktu sendiri dan menyia-nyiakan waktu seseorang?
Masihkah kita menganggap remeh masid ada detik berikutnya dan esok hari meskipun kita tau, belum tentu ada.
Lalu, bagaimana cara menghargai waktu? Dari hal-hal kecil yang sering disepelekan, menghargai itu mudah.
1. Datang tepat waktu.
Kebiasaan buruk hampir dari setiap kita adalah datang terlambat saat janjian bertemu. Padahal, kalau kita datang tepat waktu, kita menghargai diri sendiri dan orang yang akan kita temui. Orang yang akan kite temui pun merasa dirinya dihargai dan dianggap penting.
Seperti halnya ketemuan sama temen, sahabat, atau pacar. Kalau kamu datangnya terlambat dari waktu yang udah dijanjiin, jelas, itu membuang waktu, percuma yang seharunya bisa dinikmati buat quality time.
2. Memaafkan masa lalu.
Nggak sedikit orang yang berlarut-larut terjebak pada masa lalunya, seperti ketika kehilangan seseorang yang paling kita sayangin. Padahal dengan berlarut-larut meratapi, berdiam, dan menyalahkan diri sendiri, masa lalu gak akan pernah bisa diubah. Seseorang itu pun gak akan kembali, dan itu jelas banget, buang-buang waktu. Dan kamu pun gak pernah tau kalau ada orang lain yang nunggu kamu untuk bangkit dan tersenyum, lalu menyadari kehadirannya.
Kenapa nggak move on dan memaafkan segalanya? Dengan begitu hidup akan terasa lega dan tenang, setelah itu pelan-pelan mencoba membukan pintu hari untuk cinta yang baru. Bukan hal mudah memang bangkit dari masal lalu, tapi nggak mudah bukan berarti gak bisa. Semua tentang kemauan dan niat, bila keduanya sudah bulat, itu akan mempermudah proses kamu.
Memaafkan masa lalu adalah proses mengawali masa depan dengan harapan yang lebih baik.
3. Nggak menunda hal yang sedang dilakukan.
Bagi penulis ini adalah point yang dibilang penting. Nggak jarang saat sedang melakukan sesuatu, datanglah hal yang menggangu. Lagi konsen ngerjain projek, eh ada di-chat temen ngajak ngobrolin gimana caranya ngebuat reaktor nuklir yang berbahan dasar tai sapi, alhasil projek kamu ditinggalin karena keasikan chat. "ah nanti aja deh, masih ada waktu abis chat atau besok pagi."
Pas chat-nya selesai keburu ngantuk. Besoknya, cuma bisa pasrah nunggu surat sign dari Bos. Apes~
4. Jangan menyia-nyiakan waktu seseorang.
Kembali lagi ke fil The Fault in Our Stars, karena tau waktu mereka tinggal sebentar, mereka nggakmenyia-nyiakan waktu seseorang yang dicintainya. Seharusnya kita semua pun begitu.
Ketika kamu dicintai seseorang, jangan menyia-nyiakan begitu saja. Kamu gak pernah tau seberapa dia berusaha untuk mencintaimu, gak pernah tau keringat dan pegorbanan apa saja yang dilakukan demi membahagiakanmu.
Belajar mencintai seseorang yang memang belum kita cintai itu gak salah kok, sekalipun kita nggak pernah bisa mencintainya, minimal kita menerima apa yang diberikannya dengan penjelasan yang baik, agar dia juga bahagia dan merasa dihargai. Karena rasanya disia-siakan itu sakit dan menimbulkan luka yang sembuhnya membutuhkan waktu yang cukup lama.
Jika seseorang memberikan waktunya untukmu, itu berarti dia memberikan hal yang paling berhaga dalam hidupnya yang tak bisa dikembalikan.
5. Luangkan waktu untuk orang yang kamu sayangi.
Point terakhir, inilah yang harus dilakukan untuk menghargai waktu. Kamu gak pernah tau batas waktu seseorang tetap tinggal di kehidupanmu hingga dia pergi. Bila berbicara tentang kemungkinan buruk, gak ada orang yang mau tercipta perpisahan -yang menyedihkan. Tapi, apa daya, kita gak akan bisa menghindarinya.
Itulah kenapa kamu harus meluangkan waktu sesekali untuk orang-orang yang kamu sayangi sebelum mereka tak bisa kamu temui lagi, tertawa layaknya orang gila, melakukan hal yang kontol, dan merangkai senyum. Berilah mereka kenangan indah agar jika suatu hari takdir mengatakan harus pergi, mereka akan mengingat kamu sebagai seseorang yang pernah memeberikan arti dan kebaikan.
Ya, cukup sampai disini aja penjelasan tentang Bagaimana Cara Mengharagi Waktu (:
Terima Kasih
Selasa, 16 Juni 2015
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar